
Kegiatan Fun Fishing with Persib Legend yang digagas Jurnalis Olahraga Bandung (JOB) menghadirkan momen hangat di kolam pemancingan milik Umuh Muchtar, Ciluluk, Tanjungsari, Sumedang, Minggu (12/10).
Sekitar 50 legenda Persib Bandung hadir dan menikmati suasana penuh keakraban dalam kegiatan yang memadukan hiburan dan nostalgia.
Manajer Persib sekaligus Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, menjadi tuan rumah dalam acara tersebut.
Ia mengaku tersentuh dengan atmosfer yang terbangun di antara para mantan pemain Persib.
“Saya senang dengan acara fun fishing bareng legend Persib. Ini membuka memori indah saya dari sejak jadi bobotoh sampai sekarang jadi manajer. Banyak kenangan tentunya dari para legend Persib ini,” ujarnya.
Bagi Umuh, pertemuan itu bukan hanya sekadar ajang memancing, tetapi juga kesempatan untuk mengenang perjalanan panjang Persib.
Suasana kekeluargaan yang tercipta di acara itu semakin mempererat hubungan antar generasi yang pernah membela Maung Bandung.
Salah satu peserta yang turut menikmati kegiatan ini adalah Djadjang Nurdjaman. Mantan pemain dan pelatih Persib tersebut menilai fun fishing menjadi cara menyenangkan untuk mempertemukan kembali keluarga besar Persib di luar aktivitas lapangan.
“Sangat senang tentu dengan fun fishing with Persib legend. Karena kita bisa berkumpul tidak hanya di lapangan, tapi juga bersilaturahmi dengan cara lain,” tutur Djadjang.
Dalam kesempatan itu, Djadjang juga menyampaikan apresiasi kepada Umuh Muchtar. Ia menilai sosok yang akrab disapa Pak Haji itu memiliki peran besar dalam perjalanan Persib, terutama sejak dirinya dipercaya melatih tim pada 2013.
“Saya bukan sebentar mengenal Pak Haji Umuh. Beliau sangat berjasa bagi Persib. Pak Haji bilang beliau selamanya untuk Persib. Terima kasih Pak Haji, sudah banyak kontribusi nyata buat Persib,” ucapnya.
Gelaran ini pun menjadi pengingat betapa kuatnya ikatan emosional antara para legenda dan pengurus klub, sekaligus menjadi simbol bahwa semangat kebersamaan Persib tak pernah pudar meski waktu terus berjalan.
Bagikan:

