Sensasi Unik W3st Side AK.SA.RA: Ketika Gedung Bandara Husein Sastranegara Disulap Jadi Surga Mobil Modifikasi

0#

BANDUNG – Pemandangan tidak biasa tersaji di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, pada Sabtu (16/5/2026). Gedung yang biasanya menjadi tempat hilir mudik calon penumpang pesawat, mendadak beralih fungsi dan disulap menjadi ruang pameran mewah yang memajang puluhan kendaraan hasil kreativitas tanpa batas dalam ajang perdana bertajuk W3st Side AK.SA.RA – Car Modification Contest.

Langkah berani ini diambil oleh pihak penyelenggara untuk memecah kebosanan konsep pameran otomotif konvensional. Memanfaatkan kemegahan interior dan atmosfer khas bandara, event ini sukses memberikan pengalaman visual yang benar-benar baru, baik bagi para peserta kontes maupun masyarakat umum yang hadir.

Project Manager W3st Side, Fahmi Damarjati, mengungkapkan bahwa pemilihan Bandara Husein Sastranegara sebagai venue utama didasari oleh keinginan besar untuk menghadirkan sesuatu yang ikonik dan belum pernah dilakukan di tanah air. Proses pemikiran mendalam (brainstorming) tim akhirnya melahirkan ide memanfaatkan gedung bandara sebagai lantai pameran (exhibition floor).

“Setelah brainstorming, kami sepakat ingin membuat sesuatu yang unik dan belum banyak dilakukan. Setahu saya belum ada car exhibition yang benar-benar digelar di dalam gedung bandara seperti ini,” ujar Fahmi dengan bangga.

Meski menjanjikan estetika yang luar biasa, Fahmi tidak menampik bahwa menyulap objek vital negara menjadi arena pameran mobil membawa tingkat kesulitan yang sangat tinggi. Aturan ketat khas bandara menuntut tim penyelenggara bekerja ekstra keras, terutama dari sisi regulasi keamanan dan perizinan.

“Kami harus meyakinkan pihak Angkasa Pura bahwa kegiatan ini aman dan bisa berjalan dengan baik. Tantangannya cukup besar, tapi justru itu yang membuat event ini spesial. Di mana ketika ini menjadi sebuah sukses, ini akan menjadi cerita yang akan muncul di lain hari bahwa pernah ada event mobil di dalam gedung bandara,” tegas Fahmi.

0#

Atmosfer unik pameran di dalam bandara ini terbukti sukses memikat antusiasme tinggi dari para pelaku modifikasi tanah air. Puluhan mobil modifikasi dari berbagai genre memadati area pameran. Tak main-main, para peserta tidak hanya datang dari lingkup Bandung Raya atau kota-kota satelit di Jawa Barat, melainkan juga merambah hingga kawasan Jabodetabek hingga Yogyakarta.

Founder W3st Side, Zikri Zime, menyatakan rasa puasnya atas pencapaian di tahun pertama ini. Menurutnya, kehadiran peserta dari luar provinsi membuktikan bahwa konsep segar yang mereka tawarkan berhasil diterima dengan baik oleh komunitas otomotif.

“Total ada sekitar 60 mobil. Pesertanya bukan cuma dari Bandung, tapi ada juga dari Jabodetabek sampai Yogyakarta. Ini tahun pertama, aku rasa sih kita udah jejeg ya di tahun pertama udah bisa datengin temen-temen luar kota untuk hadir di event ini,” tutur Zikri.

Nama W3st Side sendiri sengaja dipilih sebagai identitas kuat yang mewakili gerakan kultur otomotif di wilayah Indonesia bagian barat atau kawasan Waktu Indonesia Barat (WIB). Melalui ajang ini, Zikri berharap W3st Side bisa tumbuh menjadi wadah berkumpulnya para pecinta otomotif yang selalu haus akan konsep-konsep segar dan inovatif.

0#

Selain memamerkan deretan mobil modifikasi kelas atas dengan berbagai kategori penilaian, W3st Side AK.SA.RA juga menghadirkan keseruan lain lewat kompetisi diecast dengan skala 1:64 serta beragam hiburan menarik lainnya.

Menariknya, pameran di dalam bandara ini juga dirancang dengan konsep yang ramah keluarga (family-friendly). Pihak panitia membebaskan biaya tiket masuk bagi anak-anak usia 0 hingga 7 tahun dan menyediakan area bermain khusus (playground). Langkah ini diambil sebagai bentuk edukasi dunia otomotif sejak usia dini kepada generasi muda.

“Kita bisa mengenalkan otomotif dari umur sejak dini, sampai nanti dia juga bertumbuh. Dia udah melihat mobil yang bagus kayak apa, event yang bagus kayak apa,” jelas Zikri lebih lanjut.

Dengan kesuksesan mengubah wajah Bandara Husein Sastranegara menjadi galeri otomotif akhir pekan ini, pihak penyelenggara optimis W3st Side dapat terus digelar secara berkala serta berkembang menjadi salah satu barometer event otomotif terbesar dan paling dinanti di wilayah Indonesia bagian barat.

Bagikan:


Lainnya