
Transformasi karier Achmad Jufriyanto menandai arah baru dalam strategi jangka panjang Persib Bandung.
Klub berupaya menyiapkan figur internal yang memahami kultur dan karakter Maung Bandung untuk memperkuat lini kepelatihan di masa depan.
Dalam beberapa sesi latihan terakhir, pemain senior yang akrab disapa Jupe itu tampak aktif mendampingi staf pelatih Persib.
Peran tersebut bukan kebetulan, melainkan bagian dari program extensive coaching experience yang dijalankannya guna memperoleh lisensi kepelatihan A.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan tahap penting bagi calon pelatih profesional.
“Sejak musim lalu, Jupe sudah mulai berperan ganda sebagai pemain sekaligus asisten pelatih. Tahun ini, ia menjalani tahap lanjutan sebagai bagian dari proses lisensi. Kami ingin memberinya ruang belajar yang nyata,” ujar Hodak dalam keterangan resminya, dikutip Senin (27/10).
Secara teknis, program itu memang mewajibkan peserta untuk melakukan simulasi langsung di klub Liga 1 atau Liga 2 sebagai bagian dari persyaratan kelulusan. Namun bagi Persib, keterlibatan Jupe lebih dari sekadar memenuhi kewajiban akademis.
Klub melihat langkah tersebut sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan sang pemain selama bertahun-tahun.
Pelatih asal Kroasia itu menilai, pengalaman panjang Jupe sebagai pemain dan kecintaannya terhadap Persib Bandung menjadi nilai tambah yang langka.
“Dia adalah legenda hidup bagi Persib Bandung. Jupe sudah memberikan banyak hal untuk klub ini, dan kami yakin ia bisa menularkan semangat serta nilai-nilai Persib Bandung kepada generasi berikutnya,” lanjut Hodak.
Persib Bandung tampaknya tengah mengimplementasikan strategi regenerasi bukan hanya di level pemain, tetapi juga dalam struktur kepelatihan. Keterlibatan figur internal seperti Jupe diharapkan menjadi jembatan antara tradisi dan pembaruan.
Di lapangan, Achmad Jufriyanto memang menjadi simbol keberhasilan era modern Persib Bandung. Ia tercatat sebagai satu-satunya pemain aktif di skuad saat ini yang telah mengangkat trofi juara kompetisi sebanyak tiga kali bersama klub.
Kini, dengan peran gandanya, Jupe diposisikan bukan sekadar pemain berpengalaman, melainkan aset yang disiapkan untuk menjaga kesinambungan identitas Persib Bandung di masa depan.
Bagikan:

