
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan pentingnya kepercayaan diri bagi seorang pemain setelah kemenangan timnya atas Bali United.
Menurutnya, performa gemilang Teja Paku Alam dalam lima laga terakhir menjadi contoh nyata bagaimana pemain yang tengah percaya diri akan sulit dihentikan.
“Apabila seorang pemain sudah tampil bagus mereka akan sulit dihentikan,” ujar Bojan Hodak kepada awak media, Minggu (2/11).
Ucapan itu bukan tanpa alasan. Dalam lima pertandingan terakhir di ajang Super League 2025/2026 dan AFC Champions League Two (ACL 2), Persib belum sekalipun kebobolan.
Rangkaian hasil itu dimulai dari kemenangan atas Bangkok United (2-0), PSBS Biak (3-0), Selangor FC (2-0), Persis Solo (2-0), dan terakhir Bali United (1-0).
Khusus pada laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (1/11/2025), Teja Paku Alam tampil memukau dengan beberapa penyelamatan penting yang memastikan Persib membawa pulang tiga poin.
“Saya pikir tidak banyak situasi di mana Teja betul-betul harus bekerja keras menyelamatkan gawang,” ucap Hodak.
“Kalau ada satu atau dua peluang, dia bisa menyelamatkan,” imbuhnya.
Pelatih asal Kroasia itu menilai bahwa performa Teja saat ini dipengaruhi oleh meningkatnya kepercayaan diri sang kiper.
“Kamu tahu sendiri bagaimana kiper bekerja, ketika mereka punya kepercayaan diri, mereka sulit dihentikan,” katanya.
Selain menyoroti Teja, Hodak juga memberikan perhatian pada pemain depan.
Ia menyebut nama Uilliam Barros yang kembali produktif, serta Andrew Jung yang kembali mencetak gol setelah sebelumnya sempat menghuni bangku cadangan saat melawan Persis Solo.
Mantan pelatih PSM Makassar itu menilai tren positif ini menunjukkan keseimbangan tim yang semakin matang, di mana lini belakang solid dan lini depan mulai menemukan ketajamannya.
Dengan lima kemenangan beruntun tanpa kebobolan, Hodak berharap performa Persib terus berada di jalur kemenangan.
Bagikan:

