Prawira Bandung Amankan Kemenangan Dramatis di Markas Pacific Caesar Surabaya

foto: antaranews.com/Donny Aditra

Pertandingan antara Prawira Bandung dan Pacific Caesar Surabaya di lanjutan pekan kedua Indonesian Basketball League (IBL) 2025, Rabu malam, menghadirkan momen menegangkan yang berakhir dengan kemenangan tipis Prawira, 82-81.

Duel yang digelar di GOR Pacific Caesar Surabaya ini menampilkan aksi heroik Jason Prawira yang menjadi penentu kemenangan melalui lay up di detik-detik terakhir kuarter keempat.

Ketenangan Jason menjadi kunci kemenangan Prawira setelah ia berhasil mencetak poin krusial meskipun diadang ketat oleh Daffa Dhoifullah.

Momen ini tidak hanya mengubah skor akhir, tetapi juga mengukuhkan Jason sebagai “player of the game”.

Kejutan ini terasa lebih besar bagi pendukung Pacific yang sejak awal pertandingan optimis akan kemenangan tim mereka.

Di kuarter pertama, Pacific tampil dominan dengan skor 31-18. Bahkan, keunggulan mereka berlanjut hingga kuarter kedua dan ketiga dengan skor masing-masing 46-42 dan 67-65 berkat kontribusi besar dari Miguel Miranda, Franky Johnson, dan Briggs, yang mencetak total 60 poin bersama.

Namun, aksi gemilang Norbertas Giga dari Prawira menjadi pembeda. Center asal Lithuania ini mencatatkan 32 poin, 11 rebound, dan 4 assist, dengan waktu bermain hampir 34 menit.

Di kuarter keempat, Giga tidak hanya menjadi motor serangan, tetapi juga penyedia assist penting bagi Jason.

Yudha Saputera, yang tampil cemerlang sebagai rookie, turut menyumbang poin krusial di kuarter akhir. Performanya di laga ini memberikan energi tambahan bagi Prawira yang berusaha mengejar ketertinggalan sepanjang pertandingan.

Tidak hanya aksi Jason yang menjadi sorotan, momen steal Giga dari Miguel Miranda yang terjadi di menit-menit krusial juga menjadi momen epik di laga tersebut. Steal ini menjadi awal dari assist Giga kepada Jason yang kemudian memastikan kemenangan Prawira.

Pacific sempat mencoba membalikkan keadaan melalui tembakan tiga angka dari Franky Johnson di detik-detik terakhir, namun upaya tersebut gagal.

Ketegangan memuncak ketika wasit menghentikan pertandingan dengan sisa waktu 1 detik untuk memeriksa kemungkinan pelanggaran. Setelah peninjauan, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran, mengesahkan kemenangan Prawira.

Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Prawira atas Pacific sejak 2018, serta memastikan mereka meraih poin penuh dari tiga pertandingan awal musim 2025. Momentum ini menjadi modal penting bagi Prawira dalam mengarungi kompetisi IBL musim ini.

Bagikan:


Lainnya