
Bursa transfer Super League 2025/2026 memperlihatkan kecerdikan Persib Bandung dalam membaca situasi pasar.
Klub juara bertahan ini tidak tergesa-gesa menggelontorkan dana, melainkan memilih menunggu hingga harga pemain menurun mendekati penutupan jendela transfer.
Pelatih Bojan Hodak menyebut cara ini sebagai strategi yang sederhana namun efektif.
“Secara harga pada bulan lalu, pemain-pemain ini harganya sangat tinggi, kami tidak mau membayar dengan harga itu,” kata Hodak dikutip dari I.League.
“Tapi ketika transfer window akan ditutup, kami menawar lagi karena mereka belum memiliki klub. Ini satu cara untuk mendapatkan pemain tersebut,” sambungnya.
Hasilnya, Maung Bandung berhasil mengamankan empat nama dengan reputasi besar, yakni Thom Haye dan Eliano Reijnders yang baru tampil di Eredivisie Belanda, Federico Barba yang berpengalaman di Serie A Italia, serta Andrew Jung dari Ligue 2 Prancis.
Kedatangan mereka membuat nilai skuat Persib melonjak sekaligus mengukuhkan status sebagai tim dengan komposisi termahal musim ini.
“Kita tahu Barba main di Serie A, Thom dan Eliano bermain di liga papan atas Eropa, mereka punya nilai yang besar. Saat mereka tidak dapat klub yang lebih baik kami datang dengan penawaran, ini dinamakan bursa di sepak bola, ketika harga sangat tinggi jangan dibeli. Tapi saat harganya rendah maka beli,” papar Hodak.
Meski 70–80 persen pemain mengalami pergantian dan tim masih mencari bentuk permainan, kualitas individual yang dibawa para rekrutan baru tidak bisa dianggap remeh.
Thom Haye bahkan diprediksi langsung tampil ketika Persib menjamu Persebaya Surabaya pada pekan kelima, Jumat 12 September 2025, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Laga ini akan mempertemukan dua tim dengan sejarah panjang dan basis suporter besar. Persebaya yang kini mengoleksi enam poin dari tiga laga berupaya mempertahankan posisi kelima klasemen, sementara Persib masih berusaha bangkit dari peringkat kesembilan dengan torehan empat poin.
Kehadiran pemain Eropa baru di tubuh Persib pun berpotensi mengubah peta persaingan. Lawan-lawan besar, termasuk Persebaya, dipastikan harus berhitung ulang menghadapi kebangkitan Maung Bandung.
Bagikan:

