
Persib Bandung berhasil mengamankan satu poin ketika menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan ketiga Super League 2025/26.
Pertandingan di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (24/8), berakhir imbang 1-1 setelah Patricio Matricardi mencetak gol penyeimbang pada masa injury time.
Laga berlangsung ketat. Tim tuan rumah lebih dulu memimpin melalui titik putih setelah wasit menunjuk penalti di menit ke-64.
Ze Valente yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan Teja Paku Alam untuk membawa PSIM unggul 1-0.
Meski tertinggal, Persib terus menekan dan menghasilkan sejumlah peluang. Bahkan, dua kesempatan emas dari titik penalti tak mampu dimanfaatkan dengan baik sehingga kedudukan tetap tidak berubah.
Baru pada menit-menit akhir pertandingan, Matricardi mampu menanduk bola ke gawang Cahya Supriadi dan memastikan tim tamu pulang dengan hasil imbang.
Seusai laga, Matricardi menilai pertandingan ini memberi pelajaran berharga.
“Ini pertandingan yang tidak mudah. Saya pikir kami lebih baik dari mereka,” ujarnya dalam konferensi pers.
Bek asal Argentina itu menegaskan bahwa Persib sudah memperlihatkan daya juang meski hanya mampu mencetak satu gol.
“Kami membuat banyak peluang (yang harus jadi gol). Kami gagal penalti, tapi pertandingan ini penting bagi kami. Kami tidak kalah dan menunjukkan karakter tim yang bagus. Ini sebagai modal untuk pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Dengan hasil tersebut, Matricardi menyoroti aspek positif dari karakter tim.
Baginya, keberhasilan menyamakan kedudukan hingga detik terakhir membuktikan semangat Persib untuk terus bersaing pada laga-laga mendatang.
Bagikan:

