
Thom Haye menilai laga melawan Persita Tangerang memberikan pengalaman penting baginya dalam musim perdananya di sepakbola Indonesia.
Gelandang asal Belanda itu mengaku masih berproses untuk beradaptasi setelah Persib kalah 1-2 pada pekan ketujuh Super League 2025/26 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu, 27 September 2025.
“Jika kami bisa mencetak gol lebih dulu, kami bisa meraih hasil yang lebih baik. Itu juga akan membuat sisa pertandingan menjadi lebih mudah tapi di babak kedua, kami sudah berusaha hanya saja masih sulit,” kata Haye usai pertandingan.
Ia menambahkan, laga kontra Persita menjadi kesempatan untuk memahami hal-hal baru di luar pengalamannya bermain di Eropa.
“Saya masih beradaptasi dengan sepakbola Indonesia dan punya banyak pertanyaan. Di babak kedua, saya menemukan hal yang belum pernah saya alami di sepanjang karier (permainan bertahan Persita). Ini tentunya menjadi satu hal yang akan saya coba adaptasi,” ujar pemilik nomor punggung 33 itu.
Sementara itu, pelatih Bojan Hodak menyoroti awal pertandingan yang krusial. Pada menit ke-8, Persib berpeluang unggul lewat eksekusi penalti Luciano Guaycochea, namun tendangannya digagalkan kiper Persita, Igor Rodrigues.
“Kami kembali kehilangan kesempatan dari situasi tendangan penalti. Di babak pertama, kami seharusnya bisa unggul dengan baik. Saya pikir pemain terbaik di pertandingan ini adalah kiper Persita,” ujar Hodak.
Persita sendiri mencetak dua gol lewat Javlon Guseynoy (42′) dan Esal Sahrul (90+2′). Persib hanya bisa membalas lewat sundulan Beckham Putra Nugraha pada menit 90+9. Hodak pun mengakui timnya tampil di bawah harapan.
“Yang pasti, kami tidak bermain dengan sangat baik. Kami tertinggal lebih dulu yang membuatnya lebih berat. Jadi, selamat untuk Persita, dan kami akan tetap fokus ke pertandingan selanjutnya,” ucap pelatih asal Kroasia itu.
Hodak pun lantas menegaskan bahwa timnya kini mengarahkan fokus ke laga AFC Champions League (ACL) Two melawan Bangkok United, Rabu, 1 Oktober 2025.
Bagikan:

