
Setelah mengalami kekalahan 2-4 dari PSMS Medan di laga tandang, PSKC Cimahi kini berupaya bangkit demi mempertahankan peluang lolos ke fase berikutnya di Liga 2.
Kekalahan tersebut membuat PSKC harus merelakan posisi di klasemen sementara Grup 1, turun ke peringkat enam dengan total 13 poin.
Laskar Sangkuriang kini bersiap menghadapi Sriwijaya FC pada laga kandang di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (15/11/2024).
Menurut pelatih PSKC, Kas Hartadi, fokus dan konsentrasi para pemain, khususnya di lini belakang, menjadi titik lemah yang harus diperbaiki segera.
Dari 9 pertandingan yang sudah dilalui, PSKC tercatat telah kebobolan 11 kali, yang sebagian besar disebabkan oleh hilangnya konsentrasi di momen-momen krusial, seperti dalam situasi bola mati dan corner kick.
“Itu agak menurunkan motivasi para pemain kami untuk bangkit lagi. Jadi banyak kesalahan-kesalahan kami sendiri sehingga tercipta gol,” jelas Kas, dikutip dari ligaindonesiabaru.com.
Selain itu, dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Kas juga menekankan bahwa mendapatkan poin di laga melawan Sriwijaya FC adalah harga mati.
“Besok itu pertandingan yang sangat penting. Kita harus bisa mengambil poin supaya tidak jauh dari klasemen yang di atas. Yang pasti kita target lebih dari satu poin,” katanya.
Persiapan laga kandang kali ini lebih menekankan pada upaya meningkatkan fokus pemain dalam setiap situasi pertandingan.
Kas berharap Dias Angga Putra dan seluruh tim dapat belajar dari kekalahan sebelumnya dan tampil lebih solid di depan pendukung mereka sendiri.
Menurutnya, pertandingan melawan Sriwijaya FC merupakan momen krusial yang harus dimanfaatkan untuk meraih kemenangan agar PSKC tetap bersaing di posisi aman klasemen.
Kas juga menyampaikan bahwa kemenangan kali ini bukan hanya untuk memperbaiki posisi di klasemen tetapi juga sebagai penguat motivasi dan moral tim yang sempat terpuruk.
Bagikan:

