
Tiga pekan Super League 2025/26 memperlihatkan pola jelas di tubuh Persib. Ada empat nama yang selalu tampil penuh tanpa sekali pun diganti, yakni kiper Teja Paku Alam, Julio Cesar, Patricio Matricardi, dan Frans Putros.
Mereka menjadi tulang punggung konsistensi menit bermain, di tengah kondisi tim yang belum sepenuhnya stabil.
Selain kuartet tersebut, sejumlah pemain lain seperti Ulliam Barros, Luciano Guaycochea, dan Marc Klok juga selalu turun sejak menit awal.
Namun ketiganya sempat ditarik keluar menjelang akhir laga, termasuk Klok yang tidak tampil penuh saat menghadapi Semen Padang dan Persijap Jepara.
Konsistensi susunan inti itu belum sepenuhnya berbuah manis. Dari tiga laga, Persib baru mengoleksi empat poin.
Satu kemenangan atas Semen Padang, kemudian diikuti kekalahan 1-2 dari Persijap Jepara serta hasil imbang 1-1 kontra PSIM Yogyakarta.
Situasi makin berat bagi Klok setelah kegagalannya menuntaskan penalti pada pertandingan melawan PSIM.
“Aku masih tak percaya. Marah dan kecewa karena mengecewakan tim,” ucap gelandang bernomor punggung 23 itu.
Meski begitu, ia menekankan pentingnya mengakhiri kekecewaan.
“Tegakan kepala, bekerja keras menuju (laga) yang berikutnya,” ujarnya.
Sang kapten memastikan fokus penuh kini tertuju pada laga pekan keempat melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu, 31 Agustus 2025.
“Kemenangan akan segera datang, saya janji,” tegasnya.
Di sisi lain, beberapa pemain masih menanti kesempatan pertama mereka musim ini.
Adam Przbek yang cedera belum bisa dimainkan, begitu juga Achmad Jufriyanto, Zalnando, Al Hamra Hehanussa, serta Alfeandra Dewangga.
Nama-nama muda seperti Athaya Zahran, Muhammad Rhaka, Kevin Islami, Fitrah Maulana, dan Nazriel Syahdan juga masih menunggu giliran, sedangkan Zulkifli Lukmansyah harus menepi akibat cedera.
Dengan komposisi yang terjaga di lini inti dan dorongan semangat dari kapten tim, Persib berharap bisa memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk kembali ke jalur kemenangan saat berhadapan dengan Borneo FC.
Bagikan:

