Home / Persib / Efektivitas Rotasi dan Respons Cepat Warnai Kemenangan Persib

Efektivitas Rotasi dan Respons Cepat Warnai Kemenangan Persib

dok. Persib Bandung

Kemenangan 4-1 Persib atas Madura United pada pekan ke-14 Super League 2025/26 menunjukkan bagaimana efektivitas rotasi dan reaksi cepat menjadi faktor pembeda dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu, 30 November 2025.

Hasil tersebut sekaligus mengangkat posisi mereka ke peringkat ketiga klasemen dengan 25 poin, menempel Persija Jakarta (29) dan Borneo FC (33).

Salah satu momen kunci terjadi pada fase awal babak kedua. Persib lebih dulu melakukan penyesuaian dengan menarik Federico Barba dan memasukkan Patricio Matricardi.

Pergantian besar kemudian muncul di menit 60 ketika Ramon Souza dan Saddil digantikan oleh Thom Haye serta Frans Putros, langkah yang langsung mengubah dinamika serangan.

Situasi pertandingan sempat berubah arah di menit 68. Pelanggaran handsball yang dianggap dilakukan Cesar membuat wasit menunjuk titik putih, dan eksekusi Joao Pereira Albertine pada menit 69 memperkecil ketertinggalan Madura United.

Namun, respons Persib hanya membutuhkan satu menit. Bola liar setelah Berguinho dijatuhkan berhasil dimanfaatkan Uilliam Barros untuk mencetak gol pada menit 70, mengembalikan margin keunggulan mereka.

Gol Barros menjadi titik yang kembali menstabilkan ritme Persib, sebelum kontribusi lain datang dari pemain pengganti.

Pada menit 74, Haye memaksimalkan kerja samanya dengan Berguinho untuk melepaskan tembakan mendatar yang menembus gawang Miswar. Itu menjadi gol pertamanya bersama Maung Bandung musim ini dan menjauhkan skor menjadi 4-1.

Di luar efektivitas serangan, Persib juga harus menghadapi fase tekanan lawan. Madura United meningkatkan agresivitas, termasuk peluang Lulinha pada menit 90 yang dihentikan Putros dan berujung kartu kuning untuk pemain Persib tersebut.

Upaya lain melalui Lulinha pada menit 90+2 sempat berbuah gol, tetapi dianulir karena off side setelah pemeriksaan VAR.

Kedisiplinan kedua tim turut menjadi catatan. Novan Sasongko menerima kartu kuning pada menit 52, sementara di kubu Persib, Nazriel Alfaro Syahdan yang masuk menggantikan Eliano Reijnders pada menit 80 bersama Febri Hariyadi menggantikan Marc Klok juga mendapatkan kartu kuning pada menit 82.

Di menit 90+5, Haye kembali memiliki peluang lewat tembakan akurat, namun Miswar mampu mengantisipasi upaya tersebut. Sampai peluit akhir dibunyikan, tidak ada tambahan gol dan Persib menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 4-1.

Dari keseluruhan jalannya laga, penyegaran skuad yang dilakukan pada waktu-waktu krusial serta respons cepat setelah kebobolan menjadi faktor yang memastikan Persib pulang membawa tiga poin dari Pamekasan.

Share this content:

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *