
BANDUNG – Perjalanan karier Zalnando bersama Persib Bandung menjadi bukti nyata dari sebuah keteguhan mental seorang pesepak bola profesional. Setelah enam musim penuh dinamika naik dan turun bersama-sama, Persib dan pemain berposisi bek kiri ini kini sepakat untuk berpisah seiring dengan selesainya ikatan kontrak kerja sama di antara kedua belah pihak.
Karier Zalnando di Persib tidak selalu berjalan mulus. Setelah sempat bersinar dan menjadi salah satu starter andalan di musim 2021/2022, ujian berat menghantamnya pada pertengahan musim 2022/2023. Ia mengalami cedera serius yang memaksanya menepi dari lapangan hijau dalam waktu yang cukup lama. Namun, dengan semangat pantang menyerah, Zalnando berhasil melewati proses pemulihan yang menyakitkan dan tetap setia mendukung tim hingga ikut mengangkat trofi juara Liga 1 2023/2024.
Demi mengembalikan sentuhan terbaik dan kontinuitas menit bermain pasca-cedera, manajemen Persib sempat mengambil langkah strategis dengan meminjamkannya ke PSIS Semarang pada paruh pertama musim 2024/2025. Sekembalinya dari Semarang, ia langsung unjuk gigi dengan berkontribusi dalam 13 laga untuk membantu Persib mempertahankan gelar juara. Pada musim terakhirnya (Super League 2025/2026), Zalnando kembali dipinjamkan, kali ini ke Persita Tangerang, hingga masa baktinya resmi habis.
Kini, pengabdian panjang sang pemain asli daerah tersebut telah selesai. Manajemen Persib Bandung menegaskan bahwa nama Zalnando akan selalu memiliki tempat istimewa dan tertulis dalam buku sejarah sebagai bagian dari generasi emas yang membawa kejayaan bagi publik sepak bola Bandung.
“PERSIB mengucapkan terima kasih atas setiap perjuangan, kerja keras, dan kesetiaan yang telah ditunjukkan Zalnando selama mengenakan seragam Pangeran Biru,” tulis pernyataan resmi klub. Ungkapan “Hatur nuhun, Zalnando” mengiringi langkah sang pemain untuk memulai petualangan baru di klub lain pada musim 2026/2027.
Share this content:





