
BANDUNG – Dalam acara Trophy Tour FIFA ASEAN yang digelar mall Pari van Java (PVJ), Kota Bandung, Kamis (24/9/2026), Hadir sosok yang sudah tidak asing bagi sebagian pecinta sepakbola indonesia khususnya periode tahun2008-2010 an.
Baca Juga : FIFA ASEAN CUP 2026, Erick Tohir Pastikan SI JALAK HARUPAT Siap Digunakan
Sosok itu adalah Baihakki Khaizan, eks centre back Persib yang juga pernah berseragam Persija itu terlihat antusias ikut bagian dalam acara tersebut. Menurutnya, dia sangat terkesan dengan suasana Kota Bandung saat ini yang berbeda dengan dulu saat bermain disini (di Bandung).
“Pulang ke Bandung banyak perubahan,” ujar Baihakki sambil tersenyum.
Baihakki mengatakan, bahwa kedatangannya kali ini juga disambut hangat oleh masyarakat. Bahkan dia mengakku banyak menerima ucapan positif, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
“Alhamdulillah, orang-orang juga pada terima. Dari Instagram, dari mana semua kasih ucapan yang sangat baik. Terima kasih,” ungkap Baihakki.
Meski sudah lama meninggalkan Indonesia, Baihakki mengaku masih tetap mengikuti perkembangan tim Persib Bandung, Ia mengaku sesekali menyaksikan pertandingan maupun dari cuplikan Persib ataupun melalui media sosial lainnya.
“Ya, Persib situ-situ jugalah. Kalau kami waktu lihat highlights dari Instagram, dari media sosial,” ungkap pemain bertubuh tinggi itu.
Dia juga mengaku turut senang melihat pencapaian Persib Bandung yang dalam beberapa musim terakhir mampu meraih gelar juara hattrick Liga Indonesia secara beruntun yang di raihnya.
“Alhamdulillah, lihat Persib sudah juara, tiga kali kan?” tutur Baihakki.
Baihakki juga memberikan pandangannya mengenai kiprah Persib di kompetisi Asia. Menurutnya, perkembangan klub-klub dari kawasan Asia Tenggara khusunya dalam rentang waktu satu hingga satu setengah dekade terakhir menunjukkan tren yang bagus dan positif.
“Bagus, Itu memang satu-satunya mungkin sepak bola secara keseluruhan. Kita lihat 10-15 tahun yang lalu sampai sekarang tim-tim ASEAN secara rata-rata peringkatnya sudah mulai naik,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, dia juga mengaku bahwa salah satu hal yang paling dirindukan Baihakki dari Bandung adalah suasana kotanya, termasuk tempat yang dijadikan venue acara tersebut, yakni Paris Van Java yang menurutnya kini telah mengalami banyak perubahan.
“Ya, yang dirindukan sebenarnya sih ini, Paris Van Java ini. Sudah terlihat baru. Dulu mungkin agak size-nya kecil sedikit. Sekarang sudah berubah,” katanya.
“Alhamdulillah banyak memori juga di sini. Sudah sempat juga ada beberapa teman telepon, tapi waktunya mepet, enggak bisa ketemu,” tutupnya.***
Share this content:





