
BANTEN – Satria Muda Pertamina Bandung menunjukkan kelasnya sebagai penantang gelar juara setelah memetik kemenangan berharga dalam laga tandang kontra Dewa United Banten, Sabtu (21/2). Pertandingan berakhir dengan skor 92-88, mencerminkan kedewasaan bermain tim asal Bandung tersebut di momen-momen krusial.
Keberhasilan ini didorong oleh dominasi total di area rebound (49 total rebound) serta efisiensi tembakan bebas yang mencapai 83 persen. Penampilan impresif Jalen Jones dan dukungan solid dari bangku cadangan menjadi kunci Satria Muda dalam menjaga ritme permainan hingga peluit akhir berbunyi.
Menanggapi hasil ini, Coach Djorje Jovicic menekankan pentingnya proses belajar bagi tim.
“Kami sedang bertumbuh sebagai tim dan terus belajar dari kesalahan. Memang akan lebih baik jika bisa belajar dari kesalahan tim lain, tetapi itu bagian dari proses. Banyak pertandingan di paruh pertama musim berjalan ketat hingga akhir, meski di klasemen terlihat mudah. Memasuki paruh kedua musim, kami ingin menjaga ritme dan terus berkembang karena banyak tim masih berusaha menemukan komposisi terbaiknya,” ungkap Coach Djorje.
Semangat kolektivitas juga ditegaskan oleh Julian Chalias yang mengapresiasi kerja keras seluruh rekan setimnya.
“Semua pemain berkontribusi untuk kemenangan ini, baik yang bermain dua menit maupun yang bermain lebih dari 30 menit. Setiap orang menjalankan perannya dengan baik dan saling mendukung satu sama lain. Itu yang membuat kami senang dan semakin percaya diri untuk menghadapi pertandingan berikutnya,” tuturnya.
Satria Muda kini bersiap kembali ke Bandung Arena untuk menjamu Satya Wacana Salatiga (4 Maret) dan Tangerang Hawks (14 Maret) guna menjaga momentum positif ini.
Bagikan:

