
BANDUNG – Menyusul keberhasilan bersejarah merengkuh gelar juara Liga 1 tiga musim berturut-turut, PERSIB berkolaborasi dengan Grey Art Gallery resmi membuka pameran budaya bertajuk “Cultura PERSIB”. Pameran yang melampaui batas lapangan hijau ini digelar di Grey Art Gallery, kawasan Braga, Bandung, mulai 8 Juni hingga 10 September 2026.
Cultura PERSIB hadir sebagai ruang apresiasi atas perjalanan sembilan dekade Pangeran Biru yang telah mengakar kuat dalam identitas masyarakat Jawa Barat. Momentum ini terasa kian spesial karena menjadi selebrasi atas pencapaian three-peat (juara musim 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026)—sebuah rekor pertama di era Liga 1—sekaligus menjadi jembatan menuju kompetisi Super League 2026/2027 yang akan datang.
Komisaris PT PERSIB Bandung Bermartabat sekaligus Manajer PERSIB, H. Umuh Muchtar, menegaskan bahwa pencapaian luar biasa ini adalah milik seluruh Bobotoh.
“Pencapaian beberapa musim terakhir bukan hanya milik klub, melainkan milik seluruh Bobotoh dan masyarakat yang tumbuh bersama PERSIB. Di balik setiap trofi, ada sejarah, nilai, kreativitas, dan ikatan emosional yang kuat,” ujar Umuh.
Acara pembukaan pameran ini berlangsung meriah dengan prosesi simbolis pembukaan tirai patung para tokoh legendaris PERSIB: Indra M. Thohir, Djadjang Nurdjaman, H. Umuh Muchtar, dan Bojan Hodak, karya seniman Ridwan “Iwonk” Solehuddin. Sejumlah tokoh penting seperti Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turut hadir memberikan apresiasi.
Bagi Bobotoh yang ingin merasakan langsung melintasi ruang waktu sejarah PERSIB, pameran ini dibuka setiap hari dengan harga tiket masuk Rp25.000 (weekdays) dan Rp35.000 (weekends).
Bagikan:

