
Turnamen Piala Presiden 2025 mencatatkan sejarah baru.
Klub Thailand, Port FC, tercatat menjadi tim asing pertama yang keluar sebagai juara.
Dalam laga final yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (13/7), Port FC menumbangkan Oxford United dengan skor 2-1.
Namun, partai puncak ini juga terasa berbeda karena salah satu bintang Oxford United, Ole Romeny, tidak bisa ambil bagian akibat cedera yang dialaminya pada laga sebelumnya.
Romeny, penyerang Timnas Indonesia berusia 24 tahun itu, mengalami cedera serius usai mendapat tekel keras dari pemain Arema FC, Paulinho.
“Terima kasih Indonesia!! Sambutan yang kami terima sungguh luar biasa, sangat berarti. Sayangnya, saya harus mengundurkan diri karena cedera yang tampaknya serius,” tulis Romeny melalui Instagram pribadinya.
“Saya akan melakukan apa pun agar bisa kembali secepat mungkin. Terima kasih atas semua pesannya. Selalu dinantikan!” imbuhnya.
Ketidakhadiran Romeny jelas terasa bagi Oxford United. Meski sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Mark Harris di menit ke-9, klub asal Inggris itu gagal mempertahankan keunggulan.
Port FC membalikkan keadaan lewat gol Teerasak Poeiphimai di menit ke-44 dan Barayan Perea pada menit ke-48.
Laga berlangsung dalam tensi tinggi, bahkan wasit asal Uzbekistan, Firdavs Norsafarov, mengeluarkan kartu merah untuk Tanaboon Kesarat setelah pelanggaran keras terhadap Brian de Keersmaecker.
Pertandingan sempat terhenti di awal babak kedua akibat hujan deras yang mengguyur Soreang.
Namun saat laga dilanjutkan, Port FC tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan, mengamankan trofi dan hadiah sebesar Rp5,5 miliar. Oxford United sebagai runner-up menerima Rp3 miliar.
Meskipun gagal menjadi juara, pencapaian Oxford United patut dicatat, terlebih dengan absennya sang bintang.
Di sisi lain, prestasi Port FC tidak hanya memastikan gelar, tetapi juga mengukir rekor sebagai klub asing pertama yang menjuarai Piala Presiden sejak turnamen ini pertama kali digelar pada 2015.
Dari tim Indonesia, Dewa United menjadi wakil terbaik setelah merebut posisi ketiga usai menumbangkan Liga Indonesia All Star.
Dengan kemenangan tersebut, Dewa United mengantongi hadiah Rp2 miliar, sedangkan Liga Indonesia All Star sebagai peringkat empat menerima Rp1 miliar.
Meski harus meninggalkan turnamen lebih cepat, Romeny tetap menyimpan kesan positif dari keikutsertaannya. “Sayangnya, saya harus mengundurkan diri karena cedera yang tampaknya serius,” ujarnya, seraya menegaskan bahwa pemulihan saat ini menjadi fokus utamanya sebelum kembali ke lapangan hijau.
Share this content:





