Persib Juara Paruh Musim, Hodak: yang Terpenting Juara di Bulan Mei Nanti

foto: persib.co.id/Barly Isham

Persib Bandung berhasil menutup paruh musim Liga 1 2024/25 sebagai pemuncak klasemen usai mengalahkan Persis Solo dengan skor tipis 1-0 pada laga pekan ke-17, Minggu (29/12).

Gol tunggal yang dicetak Tyronne del Pino di menit ke-54 memastikan kemenangan penting di Stadion Manahan, Surakarta.

Laga berlangsung ketat sejak babak pertama, di mana kedua tim saling bertukar serangan tanpa menghasilkan gol.

Namun, Persib bangkit di babak kedua setelah pelatih Bojan Hodak melakukan perubahan taktis dengan memasukkan Tyronne del Pino dan Beckham Putra Nugraha untuk menggantikan Kocijan dan Ferdiansyah.

Keputusan ini terbukti krusial. Gol kemenangan datang melalui momen brilian Del Pino yang memanfaatkan umpan matang Ciro Alves.

Sundulan pemain asal Spanyol itu tidak mampu diantisipasi kiper Persis, menjadikannya satu-satunya gol dalam laga ini.

Kemenangan ini tidak hanya memberikan tiga poin, tetapi juga memastikan Persib menggeser Persebaya dari puncak klasemen.

Dengan raihan 38 poin hasil dari 11 kemenangan dan 5 hasil imbang, tim berjuluk Pangeran Biru kini unggul satu poin dari pesaing terdekatnya.

Mereka bahkan masih memiliki satu laga tunda yang berpotensi memperlebar jarak di papan klasemen.

Meskipun puas dengan pencapaian ini, Bojan Hodak tetap mengingatkan pentingnya menjaga fokus hingga akhir musim.

“Terpenting adalah menjadi juara di bulan Mei nanti (akhir kompetisi Liga 1 2024/25). Jadi, memang bagus karena punya keuntungan memimpin dari tim lain,” ujar pelatih asal Kroasia itu dalam konferensi pers.

Hodak juga menggarisbawahi tantangan fisik yang harus dihadapi tim selama kompetisi.

“Kompetisi di Indonesia begitu panjang, dan perjalanan dari satu kota ke kota lain cukup memakan waktu dan energi. Tapi kami juga harus terus melaju laga demi laga. Jadi akhir dari semua ini masih sangat jauh,” tambahnya.

Kemenangan atas Persis Solo di Manahan memberikan kepercayaan diri yang besar bagi Persib. Namun, tantangan berat menanti mereka di paruh kedua kompetisi.

Jadwal padat dan persaingan yang semakin ketat akan menjadi ujian konsistensi bagi skuat Pangeran Biru.

Bagikan:


Lainnya