
Jadwal ketat di kompetisi lokal dan internasional mendorong Persib Bandung untuk mengajukan penundaan laga Liga 1 mereka melawan Bali United.
Manajemen Persib telah mengirimkan surat resmi ke operator liga, PT Liga Indonesia Baru, dengan harapan laga pekan ke-12 yang semula dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 1 Desember 2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, bisa diundur.
Adhitia Putra Herawan, Sporting Director PT Persib Bandung Bermartabat, menyatakan bahwa perubahan jadwal diperlukan untuk menjaga kondisi para pemain yang harus menjalani pertandingan padat di ajang AFC Champions League Two.
“Surat permohonan penjadwalan ulang pertandingan melawan Bali United sudah kita kirimkan per hari ini. Kita berharap, permohonan tersebut bisa dikabulkan operator kompetisi,” ujar Adhit.
Sebagai klub yang tengah berkompetisi di AFC Champions League Two, Persib menghadapi dua laga krusial dalam waktu berdekatan.
Tim Maung Bandung akan bertandang ke Thailand untuk menghadapi Port FC pada 28 November 2024, lalu melanjutkan laga berikutnya di Bandung melawan Zhejiang FC pada 5 Desember 2024.
Jarak waktu yang singkat antar pertandingan ini membuat Persib khawatir pemainnya tidak memiliki waktu istirahat yang memadai jika harus berlaga melawan Bali United sesuai jadwal awal.
Adhit menjelaskan bahwa jarak pertandingan yang terlalu dekat dengan jadwal perjalanan cukup panjang ini menjadi alasan utama permohonan penundaan laga tersebut.
“Kita memiliki dua pertandingan AFC Champion League yang jarak pemulihannya terlalu singkat jika harus memainkan pertandingan melawan Bali United pada 1 Desember 2024. Belum lagi terpotong oleh perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan,” katanya.
Dengan adanya dua pertandingan di kompetisi Asia tersebut, kondisi kebugaran pemain menjadi perhatian utama bagi Persib.
Jika laga kontra Bali United tetap digelar pada tanggal semula, waktu istirahat pemain akan sangat terbatas, yang menurut Adhit dapat mempengaruhi performa mereka di lapangan.
“Kalau tanggal 1 Desember 2024 tetap main lawan Bali United, masa pemulihan kondisi pemain sangat tidak memadai. Praktis tidak ada waktu untuk beristirahat,” pungkas Adhit.
Share this content:





