Jersey Persib Bandung di Piala Presiden 2024 tuai kritikan. Jersey bertema Bandung Lautan Api ini memang bukan jersey resmi untuk kompetisi musim depan, melainkan diperkenalkan sekaligus digunakan di turnamen pramusim saja.
Kritikan itu datang dari dirigen Viking Persib Club, Yana Umar. Menurutnya, jersey dengan corak api dan warna emas pada detailnya tampak kurang pas.
“Jersey Persib kalau penilaian saya ada yang kurang. Kurang warna putih, identitas Persib kan biru putih ya, walaupun Persib sudah juara bagaimana juga putih itu jangan hilang,” kata Yana, Minggu (28/7/2024), dikutip dari Detik Jabar.
Kendati tidak percaya bahwa warna emas di jersey Persib membawa sial, Yana tetap menilai bahwa sebaiknya warna tersebut dikurangi.
“Kalau saya mah enggak (percaya) sih, cuma melihatnya gak enak aja perpaduan warnanya, biru dan emas. Apalagi yang di pinggang itu terlalu besar emasnya. Harus diubah menurut saya, warna emas ada boleh, tapi jangan terlalu besar saja. Kalau kaya kemarin gak enak dilihatnya, kenapa gak ganti putih aja,” ujarnya.
Sambil berkelakar, Yana menyayangkan pemakaian corak di jersey yang dianggapnya terlihat identik dengan identitas ormas. Ia pun berharap agar Persib tidak memakai jersey yang digunakan di Piala Presiden 2024 dipakai di kompetisi Liga 1 2024/2025 dan Asia Champions League (ACL) 2.
“Nah, desain kalau saya pribadi kurang ya, ngelihatnya kaya jersey ormas, kaya ormas aja kelihatannya, kenapa si harus seperti itu. Memang maknanya Bandung Lautan Api ya, kalau api kan gak gitu. Harapannya dirubah untuk musim nanti, sayang masa Persib jerseynya jauh (gak keren),” pungkasnya.
Bagikan:

