
Pertahanan Persib menjadi titik perhatian utama Bojan Hodak setelah timnya meraih kemenangan 1-0 atas Dewa United pada pekan ke-13 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat 21 November 2025 malam.
Meski pertandingan berjalan ketat, Hodak menilai lini belakang tampil dengan disiplin tinggi, terutama saat tim harus melanjutkan laga dengan 10 pemain.
Di tengah tekanan yang diberikan Dewa United, Hodak menyebut para pemain bertahan mampu menjaga struktur permainan sekaligus menahan beberapa peluang lawan.
Kondisi itu menurutnya memiliki nilai penting karena menentukan arah pertandingan ketika Persib kehilangan satu pemain setelah Beckham Putra Nugraha menerima kartu merah.
“Dari segi pertahanan saya juga sangat senang karena kita tidak kebobolan di laga kali ini. Mereka punya beberapa kesempatan tapi tidak bisa menembus pertahanan Persib,” tegas Hodak.
Meski demikian, pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut tetap menyoroti betapa beratnya pertandingan ini sejak awal.
Ia menilai kualitas pemain Dewa United membuat jalannya laga berlangsung ketat, namun kerja keras tim mampu menjaga keunggulan hingga akhir.
“Saya sudah bilang sebelumnya jika melawan tim sekelas Dewa dengan kualitas pemain yang mereka miliki bukanlah hal yang mudah. Ini pertandingan yang sangat berat dan ketat. Tapi, dari semua itu saya sangat senang dan berterima kasih karena kami bisa memenangi pertandingan. Tiga poin untuk malam ini,” ungkapnya dalam konferensi pers usai laga.
Hodak menuturkan bahwa kemenangan ini bukan hanya soal tambahan poin, tetapi juga bukti bahwa pertahanan Persib kini mampu menunjukkan kestabilan dalam situasi sulit. Hal itu menjadi sorotan positif yang ia anggap penting untuk perjalanan tim ke depan.
Share this content:





