Home / Persib / Franca: Mental Juara Persib Terbukti dalam Kemenangan di Semarang

Franca: Mental Juara Persib Terbukti dalam Kemenangan di Semarang

foto: persib.co.id/Fernando Hero

Persib Bandung kembali menunjukkan mental juaranya dengan kemenangan tipis 1-0 atas PSIS Semarang dalam laga pekan ke-22 Liga 1 2024/2025 di Stadion Jatidiri, Minggu, 9 Februari 2025.

Gol tandukan Nick Kuipers pada menit 35 menjadi penentu tiga poin krusial yang mengokohkan Persib di puncak klasemen dengan 49 poin, unggul sembilan angka dari Dewa United.

Bek tengah Persib, Gustavo Moreno de Franca, menegaskan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras dan mentalitas yang harus terus dijaga.

“Untuk menjadi juara kadang perlu melakukan pertandingan semacam ini, mendapatkan banyak energi, ini sangat penting,” kata Franca.

Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga bukti ketangguhan tim dalam menghadapi tekanan besar, terutama setelah bermain dengan 10 pemain sejak menit 41.

Sejak awal laga, Persib sudah dihadapkan pada tekanan besar. PSIS hampir membuka keunggulan lebih dulu melalui dua tembakan Gali Freitas pada menit 2 dan 4 yang membentur mistar gawang.

Alfeandra Dewangga juga nyaris mencetak gol di injury time babak pertama.

Namun, di tengah gempuran tersebut, Persib justru mampu mencetak gol lebih dulu. Berawal dari sepak pojok Zalnando, Kuipers memanfaatkan peluang dengan tandukan keras yang tak mampu diantisipasi kiper PSIS, Syahrul Trisna Fadillah.

Situasi semakin sulit ketika Mateo Kocijan menerima kartu merah pada menit 41. Sejak saat itu, Persib harus bertahan dengan 10 pemain menghadapi gelombang serangan PSIS.

Franca menegaskan, kondisi seperti ini sudah seharusnya dihadapi dengan kerja keras tanpa kompromi.

“Kami terus melaju dan ini kemenangan penting,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa mental juara tim akan semakin teruji dalam pertandingan-pertandingan sulit seperti ini.

Di babak kedua, PSIS semakin agresif menyerang. Riyan Ardiansyah langsung mengancam di menit 49, disusul kesalahan tangkapan Kevin Mendoza dua menit kemudian yang nyaris berakibat fatal.

Namun, Persib tetap bertahan dengan disiplin. Hodak merespons dengan memasukkan David da Silva, Ryan Kurnia, dan Henhen Herdiana untuk menjaga keseimbangan tim.

Strategi bertahan semakin diperkuat dengan masuknya Ahmad Agung Setiabudi menggantikan Robi Darwis pada menit 77.

Meskipun terus ditekan, Persib hampir menggandakan keunggulan pada menit 72 ketika tendangan Ryan Kurnia hanya bisa diblok pemain belakang PSIS.

Sementara itu, di menit 81, Tri Setiawan mendapatkan peluang emas bagi PSIS, namun sundulannya belum menemui sasaran.

Di injury time, Evandro Brandao nyaris mencetak gol penyama kedudukan, tetapi Mendoza melakukan penyelamatan krusial yang memastikan kemenangan Persib bertahan hingga akhir laga.

Bagi Franca, kemenangan ini semakin memperkuat posisi Persib dalam perburuan gelar juara.

Ia menegaskan bahwa timnya berada di jalur yang tepat dan harus terus menjaga mental juara di setiap pertandingan.

Share this content:

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *