
Sorotan terhadap kiprah Persib Bandung di AFC Champions League Two 2025/26 tidak hanya datang dari sisi permainan di lapangan, tetapi juga dari kuatnya dukungan yang mengiringi perjuangan tim di luar negeri.
Dalam laga melawan Bangkok United yang digelar di Stadion Pathum Thani, Rabu, 1 Oktober 2025, atmosfer kebanggaan nasional tercipta lewat kehadiran langsung Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand, Rachmat Budiman, di tribun penonton.
Rachmat Budiman tidak hanya hadir bersama sekitar 40 warga negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Bangkok, tetapi juga memberikan pernyataan tegas mengenai makna dari partisipasi klub Indonesia di kancah Asia.
“Persib di kompetisi ini mewakili Indonesia. Sebagai negara besar di ASEAN, kita harus bisa menunjukkan diri lebih baik dari negara lain,” kata Rachmat.
Selain mendampingi para suporter, Rachmat juga mengingatkan pentingnya menjaga perilaku selama berada di luar negeri.
“Silakan nikmati suasana Bangkok, tetapi jangan lupa hormati aturan, norma, serta nilai-nilai yang berlaku di Thailand. Kehadiran kita di sini bukan hanya sebagai penonton, tetapi juga sebagai duta bangsa,” tegasnya.
Laga yang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Persib ini menjadi penegasan bahwa klub Indonesia mampu bersaing di level Asia.
Dua gol yang dicetak oleh Andrew Jung di menit ke-42 dan Uilliam Barros di menit ke-71 mengukuhkan dominasi Persib atas wakil Thailand, sekaligus memperbesar peluang untuk melangkah ke fase selanjutnya.
Tak sedikit Bobotoh yang datang langsung dari tanah air demi memberi dukungan di laga penting ini. Kombinasi dukungan dari dalam dan luar negeri menciptakan suasana emosional yang kuat di stadion.
Bagi Persib, atmosfer ini menjadi dorongan moril, sementara bagi publik Indonesia, laga ini menjadi simbol bahwa sepak bola mampu menyatukan berbagai elemen bangsa.
Kehadiran pejabat negara dalam ajang ini turut memperlihatkan betapa seriusnya perhatian pemerintah terhadap kemajuan sepak bola nasional.
Rachmat Budiman menilai hasil ini bukan hanya kemenangan biasa, melainkan bagian dari langkah strategis untuk menampilkan kualitas sepak bola Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.
“Mudah-mudahan dengan permainan seperti ini, Indonesia tidak hanya berhenti di ACL Two, tetapi bisa menembus ACL Elite. Semoga Persib menjadi penggeraknya,” ujarnya.
Pertandingan tersebut tidak hanya dicatat sebagai kemenangan di atas kertas, tetapi juga sebagai momentum penting yang memperlihatkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemain, pendukung, hingga perwakilan resmi negara.
Persib tampil bukan hanya sebagai klub, tetapi sebagai perwakilan semangat dan harga diri bangsa Indonesia di arena internasional.
Share this content:





