
Persib Bandung sukses memenuhi ambisinya untuk mengamankan poin penuh saat menjamu PSBS Biak pada laga pekan ke-18 Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (25/1). Lewat pertarungan sengit yang menguras emosi, Maung Bandung menang tipis 1-0 berkat gol kemenangan di pengujung laga.
Tambahan 3 poin ini terasa sangat krusial karena membawa Persib kembali memimpin klasemen sementara dengan koleksi 41 poin dari 18 laga, unggul satu poin atas Borneo FC yang menguntit di posisi kedua.
Tampil di depan publik sendiri, Persib langsung tancap gas sejak peluit pertama dibunyikan. Beckham Putra Nugraha dkk tercatat menciptakan sedikitnya lima peluang emas sepanjang babak pertama. Namun, kegemilangan kiper PSBS Biak, Kadu, dalam mengawal gawangnya membuat serangan bertubi-tubi Maung Bandung selalu mentah. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Coach Bojan Hodak mencoba menyegarkan lini depan dengan memasukkan Andrew Jung menggantikan Beckham Putra. Tekanan Persib semakin menjadi-jadi, terutama setelah PSBS Biak harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-55. Kapten PSBS, Heri Susanto, diusir wasit usai menerima kartu kuning kedua akibat melanggar Alfeandra Dewangga.
Keunggulan jumlah pemain membuat Persib mengurung pertahanan lawan. Rentetan peluang dari Thom Haye, Frans Putros, hingga sundulan Andrew Jung sempat mengancam, namun gol yang dinanti tak kunjung tiba.
Melihat kebuntuan timnya, Hodak kembali memutar otak dengan memasukkan Ramon “Tanque” dan Robi Darwis pada menit ke-80. Perjudian taktik ini terbukti jitu.
Pecah telur yang ditunggu-tunggu akhirnya terjadi pada menit ke-87. Berawal dari pergerakan Andrew Jung di sisi kiri, bola dikirimkan ke dalam kotak penalti menuju Ramon. Dengan cerdik, Ramon meneruskan bola kepada Rosembergne “Berguinho” Da Silva yang berdiri tanpa kawalan. Tanpa cela, pemain bernomor punggung 97 itu melepaskan sontekan maut yang merobek gawang Kadu. GBLA pun bergemuruh menyambut gol tunggal tersebut.
PSBS Biak mencoba bangkit di sisa waktu, namun pertahanan Persib tampil disiplin hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan kandang kesembilan musim ini memastikan Persib Bandung tetap menjadi penguasa sementara kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Perjuangan pantang menyerah hingga menit-menit akhir kembali menjadi identitas kuat skuat Maung Bandung musim ini dalam menjaga harapan meraih gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Bagikan:

