Home / Persib / Analisis Kesiapan Persib Jelang Duel Tunda Kontra Borneo FC

Analisis Kesiapan Persib Jelang Duel Tunda Kontra Borneo FC

foto: mjpsportbdg.id/Dena Sumarna

Persib menata kembali kondisi skuad setelah perjalanan panjang dari Madura, yang baru mereka tuntaskan pada Senin dini hari, 1 Desember 2025.

Efek dari perjalanan selama 12 jam tersebut menjadi pertimbangan utama staf pelatih ketika merancang aktivitas tim pada Selasa, 2 Desember 2025.

Sesi yang berlangsung di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tidak diarahkan pada intensitas kompetitif, tetapi lebih pada pemulihan bertahap.

Asisten pelatih Igor Tolic, yang mengambil alih kendali latihan karena Bojan Hodak tengah mengalami gangguan kesehatan, menilai kebutuhan pemulihan menjadi prioritas.

“Semalam (1/12) kami baru kembali setelah 12 jam perjalanan. Hari ini hanya istirahat dan sedikit pemulihan untuk melihat keadaan para pemain. Jadi, kebanyakan pekerjaan kami dilakukan oleh fisioterapi dan pelatih fitnes,” katanya.

Pada sesi yang sama, ia bekerja bersama Miro Petric, Yaya Sunarya, pelatih kiper Mario Jozic, serta asisten I Made Wirawan.

Kondisi beberapa pemain terpantau belum bergabung sepenuhnya dengan tim.

Marc Klok, Eliano Reijnders, Adam Alis, dan Andrew Jung berlatih terpisah. Pemantauan terhadap mereka menjadi bagian penting sebelum Persib memasuki fase final persiapan menghadapi Borneo FC.

Pertandingan tunda pekan kelima Super League 2025/26 tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion GBLA pada Jumat, 5 Desember 2025, pukul 19.00 WIB.

Interval waktu yang singkat antara perjalanan tandang dan laga tunda ini membuat stabilitas fisik dan mental pemain menjadi fokus utama klub.

Sementara itu, situasi psikologis tim memperlihatkan dinamika menarik dalam dua pekan terakhir.

Kekalahan 2-3 dari Lion City Sailors pada ajang AFC Champions League (ACL) Two, Rabu, 26 November 2025, sempat menekan moral pemain.

Namun, kemenangan 4-1 atas Madura United pada 30 November 2025 memberi efek pemulihan signifikan terhadap kepercayaan diri skuad.

Tolic memotret respons pemain terhadap naik-turunnya hasil itu sebagai bentuk profesionalisme.

“Pemain sangat profesional dan tahu apa yang harus dilakukan. Mereka juga tahu tidak dapat mengecewakan diri mereka atau Bobotoh. Jadi, mereka selalu pergi dengan 100% ke sesi latihan dan pertandingan,” ucapnya menegaskan.

Dengan kondisi fisik yang tengah dipulihkan, evaluasi lanjutan terhadap pemain yang berlatih terpisah, serta modal psikologis dari kemenangan terakhir mereka, Persib memasuki periode persiapan pendek ini dengan pendekatan yang lebih berhitung.

Dalam konteks jadwal padat dan rotasi staf pelatih, latihan pemulihan menjadi fondasi untuk memastikan kesiapan skuad menghadapi Borneo FC secara optimal.

Share this content:

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *