Adaptasi Pemain Asing dan Tantangan Pemusatan Latihan Persib di Thailand

foto: persib.co.id/Barly Isham

Persib andung kembali menjalani tahap penting pramusim, dengan agenda pemusatan latihan selama 10 hari di Thailand mulai 17 hingga 27 Juli 2025.

Bagi dua pemain asingnya, Luciano Guaycochea dan Julio Cesar de Freitas Filho, momen ini menjadi krusial, bukan hanya sebagai bagian dari persiapan teknis, tetapi juga sebagai langkah adaptasi di tim yang sedang dibangun ulang.

Luciano Guaycochea, gelandang asal Argentina yang akrab disapa Lucho, menyoroti pentingnya kebersamaan dalam masa pramusim ini.

Dengan banyaknya pergantian pemain, ia menilai tim masih dalam tahap pembentukan dan butuh waktu untuk menemukan kekompakan.

“Saya harus mengenal rekan setim saya. Untuk menjalani agenda pramusim dengan baik dan itu yang paling penting,” ujar Lucho.

Hal senada disampaikan oleh bek tengah asal Brasil, Julio Cesar, yang juga memandang pemusatan latihan di Thailand sebagai ajang untuk membangun koneksi antarpemain.

“Ya, sekarang saya akan kembali ke sana (Thailand). Ini hal yang menyenangkan. Tapi kami tidak datang ke sana untuk berlibur. Kami pergi ke sana untuk bekerja keras dan lebih mengenal satu sama lainnya,” ungkap JC, inisial dari Julio Cesar.

Julio bukan nama baru di Thailand. Musim lalu, ia tampil 14 kali dan mencetak dua gol bersama Chiangrai United.

Pengalamannya di liga Thailand memberinya gambaran soal atmosfer yang ia nilai positif.

“Thailand adalah negara yang indah, sama dengan Indonesia. Saya menyukai segala halnya mulai dari kota tempat saya tinggal, orang-orangnya, makanannya yang lezat juga Liga yang kompetitif. Semuanya sangat bagus,” tuturnya.

Ia juga mengenang kontribusinya di Chiangrai United.

“Saya pernah bermain untuk Chiangrai United. Saya bersyukur bisa membantu mereka menempati posisi yang lebih baik, tidak hanya membuat beberapa cleansheet, tapi juga membuat gol,” katanya.

Sementara itu, Lucho juga menegaskan keseriusannya dalam memanfaatkan waktu pramusim. Belum pernah bermain bersama sebagian besar rekan barunya, ia sadar musim mendatang akan menantang.

“Jadi musim depan akan sangat berat, karena semua tim akan mencoba sekuat tenaga untuk mengalahkan Persib. Jadi saya harus mengenal tim dengan baik, selanjutnya menunjukannya di lapangan (tampil baik),” ucapnya.

Sebanyak 24 pemain diboyong dari Graha Persib, Bandung, untuk mengikuti rangkaian program ini. Di tengah transisi skuad dan target tinggi di Liga Super Indonesia serta AFC Champions League (ACL) Two 2025/26, kekompakan jadi kata kunci.

Baik Lucho maupun Julio menyadari, Thailand bukan sekadar lokasi latihan. Ini adalah medan pertama untuk membangun Persib yang baru.

Bagikan:


Lainnya