Maung Anom, yang berperan sebagai klub satelit Persib, tengah bersiap untuk menghadapi Seri 2 Liga 3 Jawa Barat 2024 dengan fokus utama pada pembinaan pemain muda.
Manajer tim Arif Chandra Simanjuntak menyatakan pentingnya menjaga reputasi klub dalam menghasilkan talenta berkualitas.
“Ini kepercayaan bagi kami untuk membina tim Maung Anom yang terus berusaha untuk eksis di pembinaan pemain-pemain muda. Karena kami adalah tim satelit Persib, tentunya ada nama baik yang harus dijaga yaitu dengan memberikan penampilan terbaik dan untuk meraih prestasi setinggi-tingginya,” ujar Arif, dikutip dari persib.co.id.
Pelatih kepala Cipta Adikodrati juga menekankan pentingnya regenerasi pemain dari dalam klub. Ia percaya bahwa banyak potensi yang terpendam di sepakbola akar rumput yang perlu dioptimalkan.
“Regenerasi pemain Persib diharapkan tidak datang dari luar, tapi dari internal. Begitu banyak potensi yang ada di sepakbola akar rumput. Jadi dari sini, kami berharap akan ada pemain-pemain yang memperkuat Persib selanjutnya,” katanya.
Persiapan tim Maung Anom melibatkan jajaran pelatih yang berpengalaman, termasuk Adi Pradana Sopyan sebagai pelatih kiper, Tarikh Azis Ulman sebagai pelatih fisik, dan Luthfi Muthohhar yang bertugas sebagai video analis. Semua pelatih ini berkomitmen untuk mengasah kemampuan para pemain muda.
Proses seleksi pemain saat ini sedang berjalan, dengan fokus pada pemain dari Akademi dan luar Akademi.
“Seleksi pemain masih berjalan di mana tim terdiri dari pemain-pemain binaan Akademi dan luar Akademi. Sebagian besar, mereka datang dari Jawa Barat. Adapun yang datang dari luar, tapi sebenarnya mereka sedang mengenyam pendidikan di sini,” imbuh Cipta.
Dengan semangat pembinaan yang kuat, Maung Anom berharap dapat menghasilkan generasi baru pemain yang mampu bersaing di level lebih tinggi dan menjadi kebanggaan bagi Persib serta masyarakat Jawa Barat.
Bagikan:

