Setelah pertandingan melawan Dewa United yang berakhir dengan skor 2-2, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan respons terkait kritik yang diterima pemainnya, Robi Darwis. Kritik tersebut datang dari Bobotoh, yang merasa penampilan Robi kurang memuaskan saat bermain sebagai bek kanan.
Performa Robi Darwis di posisi bek kanan menjadi sorotan utama, khususnya setelah dua gol Dewa United yang berawal dari sektor pertahanan yang dijaga Robi. Laga tersebut menjadi titik fokus, mengingat hasil imbang 2-2 dianggap mengecewakan bagi banyak penggemar Persib.
Dalam kesempatan konferensi pers di Stadion Arcamanik Bandung, Kamis (22/8/2024), Hodak menegaskan pentingnya perspektif yang lebih luas terhadap Robi Darwis. Ia menjelaskan bahwa Robi adalah pemain muda yang dipilih untuk memenuhi regulasi pemain U-22 dalam Liga 1 2024-2025.
“Mungkin Robi memang melakukan kesalahan, tapi dia terus menjadi lebih baik,” kata Hodak, menegaskan bahwa penampilan Robi tidak dapat dilihat secara sepihak tanpa mempertimbangkan usianya dan pengalaman yang masih berkembang.
Hodak juga mengingatkan bahwa Robi memiliki catatan positif dalam laga sebelumnya melawan PSBS Biak, di mana ia menunjukkan performa yang solid dan berperan dalam kemenangan 4-1 Persib. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan, Robi tetap memiliki potensi dan kemampuan untuk berkembang.
Dalam konteks persaingan ketat Liga 1, Hodak menambahkan bahwa pemain muda seperti Robi harus didukung dalam proses pembelajarannya. Pendekatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Persib untuk membangun skuad yang lebih berpengalaman dan kompetitif di masa depan.
Bobotoh diharapkan dapat memberi dukungan lebih kepada pemain muda dan melihat kritik sebagai bagian dari proses pengembangan tim, bukan hanya sebagai penilaian sepihak terhadap individu. Apresiasi terhadap kemajuan Robi diharapkan dapat memotivasi seluruh tim untuk terus berusaha dan memperbaiki performa di laga-laga mendatang.
Bagikan:

