
Sepak bola tak lagi semata soal kompetisi. Melalui jersey terbaru untuk AFC Champions League 2025/2026, Persib menegaskan bahwa lapangan hijau juga bisa menjadi ruang diplomasi budaya.
Dengan tema besar “Bandung City, Spirit of Champions: Goes to Asia”, setiap pertandingan nantinya akan memperkenalkan Bandung ke mata dunia sebagai kota sepak bola sekaligus kota dengan warisan sejarah, budaya, dan inovasi.
Semangat itu divisualisasikan ke dalam desain yang penuh simbol. Gedung Sate, Gedung Merdeka, Monumen Bandung Lautan Api, Gunung Tangkuban Parahu, dan Jembatan Pasupati ditampilkan bersama tokoh Cepot, alat musik Angklung dan Karinding, serta kuliner khas Bandung. Tak berhenti pada budaya, ikon kemajuan juga ditambahkan lewat IPTN dan pesawat N250 Gatotkaca, kebanggaan nasional di bidang industri dirgantara.
Detail teknis kemudian memperkuat makna filosofi tersebut. Kerah V wangky terinspirasi dari jersey musim 2023/2024, ketika Persib mengamankan gelar Liga Indonesia. Pola grafis bertema “Bandung City, Spirit of Champions: Goes to Asia” disematkan pada lengan dan badan, dengan empat garis negatif di bagian tubuh untuk menghadirkan kesan dinamis.
Slogan “Kami Biru, Kami Putih” dicetak pada area mesh sebagai representasi energi kolektif Bobotoh. Label autentifikasi resmi, empat garis vertikal dan diagonal tanda empat gelar Liga 1, serta bendera Kota Bandung di kerah dan rib menegaskan keaslian dan identitas lokal.
Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, menyoroti filosofi yang terkandung di dalamnya.
“Jersey ini bukan hanya kain yang dikenakan pemain, tetapi simbol perjalanan panjang Bandung dan Persib. Setiap ikon yang tertuang di dalamnya adalah pengingat bahwa perjuangan Persib adalah perjuangan sebuah kota dengan sejarah, budaya, dan harapan besar. Kami melangkah ke Asia dengan penuh rasa syukur, optimisme, dan kerendahan hati. Tantangan akan selalu ada, tetapi dengan semangat juara dan dukungan Bobotoh, kami percaya Persib bisa menorehkan kebanggaan baru, bukan hanya untuk Bandung, tapi juga untuk Indonesia,” katanya.
Produk ini sendiri hadir dalam tiga kategori. Short Sleeve Player Issue dipasarkan Rp 899.000, Long Sleeve Player Issue Rp 999.000, sementara Short Sleeve Supporter Edition dijual Rp 199.000. Seluruh varian hanya tersedia melalui Persib Store dan kanal e-commerce resmi klub.
Adhitia menutup dengan pesan penuh tanggung jawab.
“Kami melangkah ke Asia dengan membawa rasa hormat pada setiap lawan, kebanggaan untuk kota kami, dan tanggung jawab untuk Indonesia. Jersey ini adalah simbol bahwa perjuangan Persib bukan hanya untuk Bandung, tetapi juga untuk bangsa. Kami ingin membuktikan bahwa semangat juara dari kota ini bisa menginspirasi, menghubungkan, dan memberi arti lebih luas di luar lapangan.”
Dengan dukungan Bobotoh yang tak henti, peluncuran jersey AFC 2025/2026 menegaskan misi kolektif, yaitu membawa Bandung sebagai kota juara ke pentas Asia, sekaligus mempersembahkan identitas Indonesia ke hadapan dunia.
Bagikan:

