Dua Debutan Asing Persib Buka Lembaran di Jalak Harupat

foto: mjpsportbdg.id/Dena Sumarna

Langkah Persib di Piala Presiden 2025 tak hanya dihiasi hasil imbang melawan Dewa United, tapi juga menjadi titik mula bagi dua wajah baru yang tampil di hadapan publik Bandung untuk pertama kalinya, Ramon de Andrade Souza dan Adam Przybek.

Keduanya turun dalam laga Grup B yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (8/7) malam, dan langsung menyatu dengan atmosfer Pangeran Biru.

Penjaga gawang asal Wales, Adam Przybek, tampil penuh sejak menit awal. Meskipun Persib harus puas dengan skor 1-1, kontribusi Przybek cukup mencolok.

Dua penyelamatan penting di babak pertama dan kedua menunjukkan kapasitasnya sebagai tembok baru di bawah mistar.

“Saya tidak merasa gugup. Saya justru sangat antusias menyambut debut bersama Persib. Saya rasakan atmosfer yang luar biasa di stadion ini. Saya harus lebih fokus lagi untuk menatap kompetisi yang sesungguhnya,” kata Przybek selepas pertandingan.

foto: mjpsportbdg.id/Dena Sumarna

Sementara itu, Ramon “Tanque” de Andrade Souza menjalani debut dari bangku cadangan.

Ia baru masuk di menit 79 menggantikan Uilliam Barros Pereira.

Meski baru sehari sebelumnya mengikuti sesi latihan perdananya sejak tiba pada 5 Juli, striker asal Brasil ini langsung mendapatkan menit bermain dalam laga penting.

“Saya sangat senang bisa berada di sini dan berterima kasih kepada pelatih dan klub atas kepercayaan yang diberikan. Saya juga sangat bahagia bisa merasakan atmosfir pertandingan tadi malam yang luar biasa dari para suporter meski akhirnya harus menerima hasil sulit,” ujarnya keesokan harinya, Rabu (9/7).

Kedua pemain memang tampil dalam kondisi berbeda, Przybek dari awal pertandingan dan Tanque di menit-menit akhir. Namun keduanya sama-sama menyisakan rasa kecewa atas hasil akhir.

Persib yang sempat unggul lewat gol William Marcilio, harus kehilangan kemenangan setelah kebobolan melalui penalti di menit 90+3.

“Terima kasih semuanya, tapi hasilnya kurang baik karena harus kebobolan di menit akhir pertandingan. Saya tidak tahu itu seharusnya (dihukum) penalti atau tidak. Padahal kami sangat mendominasi di pertandingan tersebut. Sedikit kecewa memang,” ujar Przybek, menanggapi hasil tersebut.

Meski begitu, baik Tanque maupun Przybek memilih melihat ke depan.

Bagi Tanque, laga ini bukan hanya awal, tetapi juga pemantik semangat untuk musim kompetisi yang lebih besar menanti, Liga Super dan AFC Champions League Two.

“Rasa senang itu juga membuat saya semakin semangat untuk bekerja keras membantu tim ini. Jadi, saya sudah tidak sabar untuk kembali menjalani pertandingan dan saya harap, kami bisa membuat seluruh suporter merasa senang,” pungkasnya.

Bagikan:


Lainnya