
Persib Bandung menyambut musim baru dengan dua wajah baru yang membawa napas segar dari Brasil, Berguinho dan Uilliam Barros Pereira.
Keduanya bukan hanya rekrutan strategis, tapi simbol dari ambisi Maung Bandung untuk melangkah lebih jauh di Liga 1 dan AFC Champions League Two.
Langkah perkenalan Uilliam dan Berguinho dilakukan dengan cara tak biasa. Sabtu, 27 Juli 2025, namanya diumumkan ke publik melalui siaran langsung Radio Ardan 105.9 FM.
Bersama Berguinho, Uilliam tampil di udara dalam sesi interaktif yang menghadirkan nuansa personal dan hangat untuk mengenalkan dua pemain asal Negeri Samba itu.
“Saya senang sekali bergabung dengan Persib. Sejak awal, saya sudah disuguhkan dengan sesuatu yang menarik seperti ini. Saya dan Berguinho (Rosemberg da Silva) berada dalam siaran langsung dan saya sangat menikmati itu,” ujar Uilliam.
Sementara itu, Berguinho resmi bergabung lebih awal. Gelandang yang sebelumnya memperkuat Borneo FC Samarinda ini akan mengenakan jersey biru mulai 1 Juli 2025, usai kontraknya berakhir.
Dengan catatan 31 laga, 4 gol, dan 2 assist musim lalu, ia diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Tyronne del Pino dan Ciro Alves.
“Persib klub besar di Indonesia dan baru saja mempunyai sejarah yang hebat. Saya sungguh senang karena sekarang akan menjadi bagian dari tim ini. Saya ucapkan terima kasih kepada manajemen karena ini sebuah kehormatan bagi saya,” katanya.
Pelatih Bojan Hodak punya rencana besar. Ia menginginkan lini tengah yang lebih fleksibel dan lini serang yang tajam, kebutuhan yang dijawab dengan kehadiran Berguinho sebagai pengatur tempo, dan Uilliam sebagai striker serbaguna yang bisa dimainkan di beberapa posisi.

Uilliam datang dengan bekal pengalaman dari Timur Tengah, termasuk bermain di klub-klub seperti Al-Fahaheel SC dan Al-Kholood. Mental dan fisiknya diyakini mampu mengatasi tekanan Liga 1.
Di sisi lain, pengalaman di kompetisi domestik membuat Berguinho diprediksi cepat beradaptasi. Ia pun mengaku ingin segera merasakan atmosfer GBLA dan dukungan Bobotoh secara langsung.
“Saya melihat aura yang begitu hebat ketika Persib bermain di hadapan pendukungnya. Saya tidak sabar ingin segera merasakan itu semua dan bermain sebaik mungkin di hadapan Bobotoh,” ujarnya penuh antusias.
Rekrutan ganda dari Brasil ini mempertegas transformasi skuad Persib, tak hanya berburu nama besar, tapi memilih pemain berdasarkan kebutuhan taktis, rekam jejak di Asia, dan visi jangka panjang.
Klub tampaknya tengah membangun fondasi yang tak sekadar kompetitif, tetapi juga berkelanjutan.
Bagikan:

