Jelang Duel Penentu, Persib Diperkuat Pemain Pulih dan Didorong Ambisi Back to Back

foto: persib.co.id/Barly Isham

Persib hanya membutuhkan dua poin tambahan untuk mengunci gelar juara Liga 1 2024/25.

Menjelang laga penting melawan Malut United di Stadion Kie Raha, Jumat, 2 Mei 2025, tim mendapat dorongan besar, baik dari pemain-pemain yang mulai pulih maupun dari semangat para penggawa senior seperti Victor Igbonefo.

Kemenangan atau dua kali hasil imbang dalam empat laga tersisa sudah cukup untuk mengukir sejarah baru bagi Persib.

Jika tercapai, gelar musim ini akan melengkapi pencapaian musim lalu dan menjadi back to back pertama klub dalam format liga penuh.

Terakhir kali Persib mencatatkan back to back adalah pada masa transisi kompetisi, saat menjuarai Perserikatan 1993/1994 dan Liga Indonesia I 1994/1995.

Salah satu yang paling menantikan momen tersebut adalah Igbonefo. Bagi bek senior ini, gelar tersebut akan menjadi trofi kelimanya di Liga Indonesia setelah sebelumnya meraih tiga bersama Persipura dan satu bersama Persib musim lalu.

“Luar biasa. Aku bisa katakan aku beruntung. Ini anugerah dari Tuhan dan juga dedikasi aku. Sebab, dengan dedikasi juga anda bisa kunci (gelar juara). Aku sangat senang,” ujar Igbonefo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa 29 April 2025.

Sementara Igbonefo menyuarakan tekad untuk memperjuangkan dua poin krusial, Persib juga mendapat tambahan kekuatan dari sektor sayap.

Febri Hariyadi, yang absen sejak awal musim karena cedera, telah melakukan comeback saat menghadapi PSS Sleman, tampil selama tiga menit menggantikan Beckham Putra.

Pelatih Bojan Hodak melihat sinyal positif dari penampilan tersebut.

“Yang terpenting dia sudah kembali dan Febri terlihat lapar, dia begitu segar selama beberapa menit berada di lapangan,” ucap Hodak.

Kembalinya Bow, sapaan akrab Febri, bukan hanya menjadi kabar baik secara teknis, tetapi juga menambah opsi rotasi saat Persib menghadapi jadwal padat.

Hodak menilai peluang Febri untuk tampil lebih lama sangat terbuka.

“Febri absen selama delapan bulan dan dari fisiknya belum fit. Jadi, kami mulai untuk memainkannya dan kemungkinan di laga berikutnya dia juga akan bermain lagi dengan menit bermain lebih lama,” ungkapnya.

Persib pun semakin lengkap dengan kembalinya beberapa pemain yang sempat cedera.

“Kami juga mempunyai lebih banyak pemain, (Gervane) Kastaneer kini sudah semakin bugar dan kembali bermain, Febri sudah kembali dan Dimas (Drajad) sudah bisa kembali bermain. Ini bagus bagi kami karena kini yang mengalami cedera hanya tinggal beberapa pemain saja dan ini menjadi lebih mudah bagi kami,” kata Hodak.

Dengan kombinasi pemain kunci yang kembali pulih dan ambisi kuat dari pemain senior, Persib membawa modal penting menuju laga kontra Malut United—pertandingan yang bisa jadi gerbang menuju catatan emas back to back juara.

Bagikan:


Lainnya