
Sementara para pemain Persib menjalani libur selama 10 hari, pelatih Bojan Hodak memanfaatkan jeda kompetisi Liga 1 2024/25 untuk pulang ke Kroasia dan menghabiskan waktu bersama keluarganya.
Momen ini terasa istimewa bagi Hodak karena pada musim sebelumnya ia nyaris tidak memiliki kesempatan untuk pulang kampung, termasuk setelah membawa Persib meraih gelar juara Liga 1 2023/24. Selain berkumpul dengan keluarga, Hodak juga memiliki agenda penting lainnya selama di Kroasia.
“Saya juga harus melakukan medical check-up. Jadi saya harus melakukan semuanya itu dalam waktu sembilan hari (libur) ini,” ujar Hodak.
Meski sedang berada jauh dari tim, Hodak memastikan persiapan Persib tetap terkendali.
Ia menegaskan bahwa para pemain harus tetap menjaga kebugaran melalui program latihan individu yang telah disusun oleh pelatih fisik Yaya Sunarya dan Miro Petric.
Menurut Hodak, selama 4-5 hari pertama dari total 10 hari libur tersebut, para pemain benar-benar terbebas dari aktivitas sepak bola.
Namun setelah masa istirahat itu, mereka diwajibkan menjalani program latihan mandiri agar tetap berada dalam kondisi optimal saat kembali ke tim pada 21 Maret 2025.
“Pemain memiliki waktu 4-5 hari yang betul-betul libur dari kegiatan sepak bola. Lalu setelah itu mereka akan mulai melakukan program latihan individual yang diberikan melalui Miro (Petric) dan Yaya (Sunarya),” kata Hodak pada Jumat, 14 Maret 2025.
Latihan mandiri ini dinilai penting karena Persib akan menghadapi tujuh laga krusial di putaran kedua Liga 1 2024/25.
Hodak menekankan bahwa disiplin pemain dalam menjalankan program tersebut sangat berpengaruh pada kesiapan tim dalam menghadapi tantangan ke depan.
Bagikan:

