
BANDUNG – PERSIB Bandung baru saja menorehkan tinta emas sebagai klub pertama yang meraih tiga gelar juara kasta tertinggi berturut-turut sejak era Liga Indonesia. Di balik kesuksesan magis tersebut, berdiri sosok pelatih kepala Bojan Hodak yang dipastikan tidak lagi menukari Pangeran Biru musim depan karena posisinya akan digantikan oleh sang asisten, Igor Tolic.
Bojan Hodak pun membagikan testimoninya setelah melewati perjalanan tiga tahun yang dinamis di Bandung. Pelatih asal Kroasia ini mengakui bahwa trofi ketiga di musim 2025/2026 berjalan jauh lebih berat akibat adanya perombakan besar-besaran di dalam tubuh tim, di mana PERSIB harus mengganti 23 dari total 31 pemainnya.
“Tahun terakhir ini benar-benar sulit bagi kami. Menghasilkan pencapaian seperti ini lagi di tengah ketatnya investasi besar dari kompetitor seperti Borneo FC dan Persija Jakarta adalah sesuatu yang fantastis,” ungkap Bojan Hodak.
Terkait masa depannya, Bojan mengungkapkan dirinya tidak akan benar-benar pergi. Ia akan mengemban tugas baru sebagai Penasihat Teknik klub setelah mengambil waktu istirahat sejenak dari aktivitas lapangan hijau karena alasan pribadi.
“Saya masih butuh sedikit istirahat karena alasan pribadi. Tapi, saya akan tetap berada di sekitar sini (PERSIB) dan siap membantu memberikan saran atau masukan kapan pun manajemen membutuhkan sesuatu,” pungkasnya.
Bagikan:

