
BANDUNG – Meski saat ini tengah tersandung sanksi administratif berupa larangan registrasi pemain (transfer ban) dari FIFA akibat kasus kontrak Daisuke Sato, manajemen PERSIB Bandung memastikan kondisi internal tim tetap kondusif. Situasi hukum ini ditegaskan tidak akan mengganggu kesiapan tim dalam menatap musim depan.
Deputy CEO PT PERSIB, Adhitia Putra Herawan, menjamin bahwa dinamika ini tidak memengaruhi stabilitas operasional, pengelolaan organisasi, maupun rencana strategis yang telah disusun oleh manajemen. Segala bentuk persiapan tim, program pengembangan, hingga aktivitas perburuan rekrutmen pemain baru di pasar transfer tetap berjalan normal sesuai dengan target yang dicanangkan.
Dalam industri sepak bola profesional global, manajemen PERSIB memandang sanksi administratif dan sengketa kontrak seperti ini sebagai hal yang lumrah. Sejumlah klub raksasa dunia seperti Chelsea FC, FC Barcelona, Real Madrid CF, hingga Atletico Madrid pun tercatat pernah mengalami situasi serupa, namun tetap bisa beroperasi profesional melalui jalur regulasi resmi.
PERSIB berkomitmen penuh untuk bersikap transparan, bertanggung jawab, serta patuh pada ketentuan FIFA demi menyelesaikan proses ini secepat mungkin. Manajemen juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan besar yang terus diberikan oleh Bobotoh, mitra sponsor, dan masyarakat sepak bola Indonesia kepada Pangeran Biru.
Bagikan:

