
Ambisi Persib Bandung untuk membawa pulang tiga poin penuh dari markas Persik Kediri harus kandas secara tragis. Dalam laga pekan ke-16 Super League 2025/26 yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Senin (5/1) malam, Maung Bandung terpaksa berbagi angka 1-1 setelah tuan rumah mencetak gol balasan di masa injury time.
Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Persik sempat mengancam lewat tendangan bebas Ezra Walian, sementara Persib membalas melalui peluang Thom Haye dan sepakan jarak jauh Luciano Guaycochea. Namun, ketangguhan kiper kedua tim membuat skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Persib tampil lebih agresif. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-68 melalui pemain pengganti, Saddil Ramdani. Memanfaatkan umpan silang akurat dari Berginho, Saddil sukses menyarangkan bola ke gawang Leonardo Navacchio. Persib unggul 1-0 dan tampak berada di atas angin.
Laga memasuki fase krusial pada menit ke-78 saat wasit memberikan penalti untuk Persik setelah menganggap Julio Cesar melanggar Supriadi. Namun, setelah meninjau Video Assistant Referee (VAR), penalti tersebut dibatalkan karena tidak ditemukan pelanggaran.
Sayangnya, kegembiraan Persib tak bertahan lama. Saddil Ramdani, sang pencetak gol, justru harus diusir keluar lapangan pada menit ke-81 setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras terhadap Yusuf Meilana. Bermain dengan 10 orang membuat lini pertahanan Persib terus digempur.
Kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya buyar pada masa injury time. Muhamad Firly berhasil menjadi pahlawan bagi Macan Putih lewat sundulan mematikan yang gagal dibendung Teja Paku Alam. Skor 1-1 menjadi hasil akhir yang mengecewakan bagi tim tamu.
Hasil ini membuat Persib gagal mengkudeta puncak klasemen sementara dan harus puas berada di peringkat ketiga (35 poin) dibawah Borneo (37 poin) dan Persija Jakarta (35 poin).
Bagikan:

